Skip to content

Review Film Iron Man 2

Mei 9, 2010

Salah satu sekuel film superhero yang telah ditunggu-tunggu ini akhirnya sampai juga ke bioskop Indonesia. Iron Man 2 masih menceritakan tentang Tony Stark – seorang pengusaha pemilik Stark Industries yang membuat baju tempur yang dinamakan Iron Man, yang digunakannya untuk membela perdamaian.

Tony Stark dengan Iron Mannya telah menjadi idola dunia, setiap orang percaya bahwa ia dan Iron Man akan mampu untuk menjaga perdamaian. Di sisi lain, pihak militer Amerika Serikat menganggap bahwa Iron Man bisa menjadi ancaman terhadap keamanan negara. Tony Stark pun dipanggil ke sidang untuk menyerahkan Iron Man kepada pihak militer. Tony dengan angkuhnya menolak hal itu dan berkata bahwa ia dan Iron Man adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

Ternyata penggunaan reaktor nuklir yang ada di jantung Tony memiliki efek samping, yaitu material palladium yang digunakan reaktor tersebut menyebabkan kadar racun dalam darah Tony meningkat, bahkan semakin meningkat kalau ia menggunakan Iron Man.

Diam-diam, ternyata ada orang lain yang memiliki kecerdasan seperti Tony. Ia adalah Ivan Vanko. Ia memiliki dendam pribadi terhadap Tony dan membuat alat semacam cambuk listrik. Mereka berdua bertemu di Monaco dan berkelahi. Tentu saja Ivan kalah dan dipenjara.

Pesaing bisnis Tony yaitu Justin Hammer melihat bahwa ternyata ada orang lain yang memiliki kecerdasan seperti Tony. Hammer lalu mengeluarkan Ivan dari penjara dan memaksa Ivan untuk membuat baju tempur seperti Iron Man untuknya.

Robert Downey Jr sekali lagi sukses memerankan Tony Stark yang humoris, pintar dan agak menyebalkan, dan nggak bisa liat cewek cakepan dikit.

Yang jadi pertanyaan Saya ketika nonton film ini adalah, sebenarnya apa sich maksud kemunculan Natalie Rusman/ agen Natasha Romanoff(diperankan oleh Scarlett Johannson yang hot abis)? Dan apa pula itu Avenger? Dan apa pula hubungannya dengan SHIELD? Lagipula sejak film Iron Man 1 juga Saya tidak mengerti, sebenarnya apa itu SHIELD. Saya mendapat pada bagian itu, sepertinya Iron Man 2 ini disiapkan untuk cerita selanjutnya, mungkin Iron Man 3 atau yang lain. Tapi mungkin bagi yang membaca komik Iron Man udah tau kali yah, dan terus terang saja, Saya tidak pernah membaca komik atau buku Iron Man.

Lalu, koq Kolonel Rhodes gampang bener yah make Iron Man versi War Machine? Padahal di film pertama, Tony aja butuh waktu untuk belajar menggunakan Iron Man. Seolah-olah untuk menjadi Iron Man, yang Anda butuhkan hanyalah baju Iron Man itu aja. Berbeda dengan film The Dark Knight, ketika untuk menjadi Batman, yang Anda butuhkan bukan hanya jubah Batman saja, tetapi juga kemampuan bertempur dan menahan rasa sakit dan penderitaan.

Kesimpulannya, film ini sangat menghibur dan memiliki spesial efek yang sangat meriah, tapi belum memiliki kedalaman cerita seperti The Dark Knight. Kita gak perlu memutar otak untuk memahami jalannya cerita. Sangat cocok ditonton ketika ingin melepas lelah atau ketika di akhir pekan.

sumber : http://andriagutama.com/2010/05/iron-man-2/

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: